Awalan

Allah Turun Setiap Sepertiga Malam Akhir, Apa Maknanya? Ini Penjelasan Gus Baha


 Salah satu ibadah sunnah dalam Islam yang diyakini sebagai amalan yang mujarab untuk berdoa kepada Allah SWT salah satunya yakni sholat tahajud.

Sedangkan waktu sholat tahajud yang paling utama yakni pada sepertiga malam terakhir.

Bahkan, dalam Al Quran, disebutkan bahwa setiap sepertiga malam terakhir, Allah SWT turun ke Bumi.

Namun, apa sebenarnya makna dari Allah turun ke Bumi?

Dikutip PORTAL JEMBER dari video yang diunggah di channel YouTube SANTRI OFFICIAL pada 19 Juli 2021, Gus Baha dalam salah satu ceramahnya menjelaskan terkait pertanyaan tersebut.

Gus Baha terlebih dahulu menjelaskan sedikit tentang kata 'turun' yang umumnya diartikan sebagai pekerjaan suatu makhluk.

"Masa Allah turun dari langit menuju Bumi? Padahal turun itu pekerjaannya sesuatu yang hadits (makhluk)," kata Gus Baha.

"Maka kita ta'wil, maksudnya, Allah misalnya dalam hadits atau dalam Quran ada keterangan, 'Allah itu turun ke Bumi', artinya apa?" sambungnya.

Gus Baha selanjutnya menjelaskan makna kata 'turun' yang sebenarnya, yakni bukan Allah namun rahmat-Nya yang turun ke Bumi.

"Rahmat-Nya Allah pada sepertiga malam akhir itu dekat, bukan Allah yang turun, tapi rahmat-Nya yang turun," jelas Gus Baha.

Gus Baha juga menegaskan bahwa 'Allah turun ke Bumi' jangan dimaknai sebagai makna fisik.

"Allah dekat dengan hamba-Nya, tentu tidak dengan makna fisik, tapi dekat rahmat-Nya, dekat pemberian-Nya, dan sebagainya," kata Gus Baha.

Belum ada Komentar untuk "Allah Turun Setiap Sepertiga Malam Akhir, Apa Maknanya? Ini Penjelasan Gus Baha"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel