Dua Waktu yang Dilarang Islam dan Rasulullah SAW untuk Tidur, Nomor Dua Sering Dilakukan
Aktifitas tidur menjadi hal yang wajib untuk dilakukan, meski begitu dalam Islam ternyata ada waktu tertentu yang melarang ummatnya untuk tidur.
Islam menjadi agama yang sejatinya tidak pernah memberatkan ummatnya, termasuk saat tidur yang memang menjadi hal yang wajib untuk dilakukan.
Tapi demi bisa melindungi umatnya dari godaan syaitan Allah SWT, memberikan aturan yang baik sesuai syariat Islam ketika melakukan berbagai hal termasuk saat akan tidur.
Rasulullah SAW menjadi teladan ummat islam, agar tetap berada di jalan Allah melarang umatnya untuk tidur di dua waktu berikut ini
1. Tidur Sebelum Shalat Isya
Tidur sebelum sholat isya juga termasuk hal yang dilarang oleh Rasulullah SAW, seperti yang diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anh
"Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya," (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647
Sementara itu sebagian ulama memberikan toleransi tentang tidur sebelum sholat isya seperti yang dikatakan Abdullah bin Mubarak.).u:
"Kebanyakan hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum shalat isya’ khusus di bulan Ramadlan saja."
Dari kedua pendapat diatas, sebaiknya memang umat islam terlebih dahulu melaksanakan kewajiban (sholat isya), sebelum memutuskan untuk beristirahat sembari mempersiapkan diri untuk bangun sholat tahajjud.
2. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Subuh
Hal ini dijelaskan oleh Ibnul-Qayyim tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata:
"Termasuk hal yang makruh bagi mereka, yaitu orang shalig adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali"
Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit.
Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rezki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa. (Madaarijus-Saalikiin 1/459).
Selain dilarang dalam islam, tidur setelah sholat subuh juga bisa mendatangkan berbagai jenis penyakit berbahaya bagi kesehatan.***

Belum ada Komentar untuk "Dua Waktu yang Dilarang Islam dan Rasulullah SAW untuk Tidur, Nomor Dua Sering Dilakukan"
Posting Komentar