Awalan

Gus Baha Ceritakan Kisah Rasulullah Tiba-tiba Shalati Mayit yang Masih Punya Hutang, Ternyata Ini Alasannya

 


KH Ahmad Bahauddin Nursalim dikenal sebagai ulama ahli tafsir dengan gaya ceramah yang luwes dan disenangi masyarakat.

Termasuk saat Gus Baha menjelaskan ketika Rasulullah SAW tiba-tiba menshalati mayit yang masih memiliki hutang.

Padahal Rasulullah dalam berbagai hadits menegaskan dosa hutang menjadi penyebab tidak diampuni dosa si mayit.

من فارق الروح الجسد وهو بريء من ثلاث دخل الجنة من الكبر والغلول والدين

Barangsiapa ruhnya sudah terpisah dari jasad, adapun ia terbebas dari tiga perkara, maka ia akan masuk surga. Yaitu terbebas dari sombong, khianat, dan utang (HR. Ibnu Majah)

Tak hanya itu, amal ibadah orang yang syahid pun bisa hilang karena dosa hutang yang dimilikinya.

Rasulullah saw. bersabda,

يغفر للشهيد كل ذنب الا الدين

Semua dosa orang yang mati syahid pasti diampuni kecuali dosa akibat utang (HR. Muslim

Dalam sebuah ceramahnya, sebagaimana dilansir mantrasukabumi.com dari video di kanal YouTube Santri Official pada Kamis, 19 Agustus 2021, Gus Baha menjelaskan solusi agar orang yang meninggal tidak menanggung dosa hutang.

"Misalnya Anda punya utang banyak di dunia, entah itu utang dipakai untuk apa, keburukan atau kebaikan, yang penting utangnya banyak, lalu ingin taubat," tuturnya.

Pasalnya kata Gus Baha kemungkinan mendapat maaf itu kecil jika utang mu banyak.

Walaupun kiyai mengumumkan "kalau ada tanggungan mohon diikhlaskan", yang ikhlas dan bilang iya, bukan orang yang menghutangi, paham ya?!," ujar Gus Baha.

Gus Baha pun menceritakan saat ia pertama kali menjadi kiyai tidak pernah meminta dihalalkan bagi si mayit yang langsung diprotes kiyai lainnya.

"Saya mikir istihlal (memintakan kehalalan bagi si mayit) itu tak berguna, orang yang bilah iya juga bukan orang yang menghutangi," ungkapnya.

Menurut murid kesayangan Mbah Moen itu, berdasarkan hadits sohih, yang penting memiliki hutang itu menjadi kekasih tuhan terlebih dahulu, menjadi orang baik dulu.

"Utang memang harus dibayar, tapi kalau enggak bisa ya biarkan, namanya juga gak mampu, kalau sampai menjual rumah anak istri mu mau tinggal dimana?," jelas Gus Baha.

"Jadi Allah itu tidak bisa memaafkan utang, bahkan nabi tidak mau menyolati orang wafat yang punya utang," jelasnya.

Gus Baha lantas menceritakan sebuah kisah yang terjadi saat zaman Nabi Muhammad SAW terkait orang yang memiliki hutang.

"Suatu ketika Nabi datang, dan bertanya apakah dia punya utang?," tanya Nabi sebagaiman diceritakan Gus Baha.

"Punya ya Rosul," jawab Sahabat Nabi.

"Sholati oleh kalian," ujar Nabi.

Rosul pun pergi tak ingin menyolati.

"Utang itu akan saya banyar," tegas sahabatnya.

Kemudian Nabi kembali dan menyolati.

"Jadi supaya mayit ini terbebas dari hutang, maka diambil alih ke yang hidup," Pungkas Gus Baha.***

Belum ada Komentar untuk "Gus Baha Ceritakan Kisah Rasulullah Tiba-tiba Shalati Mayit yang Masih Punya Hutang, Ternyata Ini Alasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel