Awalan

Gus Baha: Mbah Moen itu Baik kepada Siapa Saja, Termasuk dengan Orang Fasik

 


Gus Baha dalam kajian tausiahnya beliau mengenang kebaikan dan sifat mulia Mbah Moen.

Diantara sikap dan sifat baik Mbah Moen, kata Gus Baha beliau selalu berbuat baik kepada siapapun termasuk kepada orang fasik.

"Mbah Moen itu baik kepada siapa saja, termasuk dengan orang fasik", ucap Gus Baha seperti dilihat mantrasukabumi.com dari unggahan video di kanal YouTube Mubarok Husein, 13 September 2021.

Kenapa demikian? Karena menurut Gus Baha, orang fasik itu berhutang jasa dengan orang sholeh.

Setidaknya dia ingin meniru orang sholeh. Tapi ketika orang fasik berhutang jasa kepada orang fasik, maka dia akan selalu terikat dengan orang fasik.

Misalnya ketika bertemu dengan orang fasik, diberi uang, diajak makan.

Tapi pas ketemu dengan orang sholeh mengejek. Akhirnya, jika bertemu dengan orang sholeh dendam, kalau dengan orang fasik tertarik.

Kemudian Gus Baha membacakan sebuah hadits Rasulullah SAW:

رئس العقل بعد الايمان بالله التودد الى الناس و اصطناع المعروف الى كل بر وفاجر

"Jadi seteleh akal kita mengantar iman kepada Allah, maka akal harus digunakan supaya berperilaku simpatik, dan berbuat baik kepada siapa saja baik kepada orang baik maupun orang fasik",

"Logikanya tadi, misalnya zaid itu orang fasik, ketika bertemu temannya yang fasik ditraktir, dan diberi makan kalau bertemu dengan orang sholeh dia mengejek", ucap Gus Baha.

"Dia gak mungkin tertanam rasa simpatik dengan orang sholeh, karena kenangannya buruk".

"Sementara sama orang fasik dia tertarik, karena kenangannya baik", pungkas Gus Baha.***

Belum ada Komentar untuk "Gus Baha: Mbah Moen itu Baik kepada Siapa Saja, Termasuk dengan Orang Fasik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel