Awalan

Lidah Jenazah Digigit Kucing, Gus Baha Menyampaikan Penyebab Kejadian yang Menimpa Orang Ini saat Meninggal


 Azab yang diturunkan Allah SWT kepada manusia diberikan dalam bentuk yang bermacam-macam.

Suatu azab dapat diberikan oleh Allah saat di dunia, alam kubur, maupun ketika di akhirat.

Penyebab adanya azab adalah jika seseorang telah melakukan maksiat atau hal yang berdosa.

Kisah nyata tentang azab telah banyak disaksikan di dunia ini. Bahkan ada pula azab nyata yang pernah terjadi pada saat seseorang sudah dalam kondisi meninggal.

Dalam salah satu kajiannya, Gus Baha menjelaskan kisah tentang jenazah yang lidahnya digigit kucing akibat suatu perbuatannya semasa hidup.

Bahkan kejadian itu terjadi saat jenazah tersebut belum sampai di kuburan.

Lalu mengapa jenazah seorang yang telah wafat itu lidahnya bisa sampai digigit kucing?

Gus Baha menjelaskan pada zaman dahulu, orang yang meninggal tersebut semasa hidupnya sangat sering menghina Imam Nawawi.

"Ada orang zaman hidupnya ini juga orang alim, (dia) menghujat terus Imam Nawawi," ujar Gus Baha.

Imam Nawawi atau yang juga dijuluki Abu Zakaria merupakan seorang ulama yang lahir pada 631 H di kota Damaskus.

Semasa hidupnya, Imam Nawawi telah banyak sekali menulis karya ilmiah yang terkenal. Mulai dari bidang hadits, fiqih, bahasa, hingga akhlak.

Walaupun memiliki akhlak yang bisa dibilang sempurna menurut Gus Baha, namun Imam Nawawi semasa hidupnya belum pernah menikah.

Namun bukannya meninggalkan sunnah Rasul, Imam Nawawi tidak menikah karena begitu banyaknya mengarang kitab sehingga tidak sadar saat sudah berusia 40 tahun.

Lalu sampai wafatnya, Imam Nawawi belum sempat melaksanakan pernikahan.

Bahkan karena begitu produktifnya, ketika diingatkan mengapa belum menikah, Imam Nawawi menjawab bahwa ia lupa.

Belum ada Komentar untuk "Lidah Jenazah Digigit Kucing, Gus Baha Menyampaikan Penyebab Kejadian yang Menimpa Orang Ini saat Meninggal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel