Awalan

Sayap Malaikat Ini Dipatahkan Allah SWT Akibat Mengabaikan Rasulullah SAW, Beginilah Nasibnya

 


Rasulullah SAW merupakan manusia pilihan yang menjadi kekasih Allah SWT. Bahkan Sang Pencipta juga melakukan shalawat untuk Nabi junjungan alam tersebut.

Hal tersebut merupakan satu-satunya ibadah yang diperintahkan untuk dikerjakan manusia, namun juga dilakukan oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab:56)

Begitu agungnya Nabi Muhammad SAW disisi Allah, sehingga hal-hal yang dapat menyakiti Rasulullah SAW, akan menimbulkan kemarahan-Nya.

Kisah berikut ini merupakan bukti jika Allah begitu marah ketika ada makhluk yang mengabaikan Rasulullah SAW. Hal ini terjadi saat Nabi melakukan Isra’ Miraj untuk menjemput perintah shalat.

Ketika 70 ribu malaikat menyambutnya, satu malaikat ini justru mengabaikannya. Allah SWT kemudian mematahkan sayap malaikat tersebut dan membuangnya ke bumi.

Kisah ini tertulis dalam Kitab Mukasyafatul Qulub karya Imam Al-Ghazali. Cerita tersebut bermula pada saat Rasulullah SAW melakukan perjalanan Isra’Miraj ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat dari Allah SWT.

Kala Rasulullah SAW melintasi langit, terdapat 70 ribu malaikat di langit yang berbaris dan melayani beliau. Semua malaikat sangat menghormati kedatangan dari kekasih Allah tersebut.

Namun, lain halnya dengan satu malaikat ini, ia tidak berdiri untuk menghormati kedatangan Rasulullah SAW tersebut. Hal tersebut membuat Allah SWT marah dan kemudian menghukumnya dengan mematahkan dua sayap malaikat tersebut.

Tidak cukup sampai di situ, Allah SWT juga mengasingkan malaikat tersebut ke bumi tepatnya di sebuah gunung Qaaf yang tinggi.

Di tempat pengasingan ini, malaikat tersebut hanya bisa menangis dan menyesali perbuatan yang telah dilakukannya.

Keberadaan malaikat yang dihukum Allah tersebut diketahui oleh Rasulullah SAW lewat laporan dari malaikat Jibril. Malaikat Jibril berkata:

“ Ya Rasulullah SAW, aku telah melihat ada seorang malaikat langit berada di atas singgasananya. Di sekitarnya terdapat 70 ribu malaikat berbaris melayaninya. Pada setiap hembusan nafasnya, Allah SWT menciptakan darinya seorang malaikat. Dan sekarang ini kulihat malaikat itu berada di atas Gunung Qaaf dengan sayapnya yang patah dan sedang menangis.”

“Ketika dia melihatku, dia berkata,’Adakah engkau mau menolongku?’, Aku berkata, ‘Apa salahmu?’ Dia berkata,’ Ketika aku berada di atas singgasana pada malam Mi’raj. Lewatlah padaku Muhammad kekasih Allah. Lalu aku tidak berdiri menyambutnya dan Allah menghukumku dengan hukuman ini, serta menempatkanku di sini seperti yang kau lihat,’ Jelas malaikat malang tersebut sambil terus menangis dan menyesali perbuatan yang telah dilakukannya.”

Setelah mendengarkan penjelasan dari malaikat malang tersebut, malaikat Jibril kemudian mencoba memberikan pertolongan kepadanya. Lalu ia merendahkan diri dihadapan Allah SWT untuk meminta pertolongan.

Maka Allah SWT berfirman:

“Hai Jibril, katakanlah agar dia membaca shalawat atas kekasih-Ku, Muhammad SAW.”

Mendengar perintah Allah SWT tersebut lantas malaikat Jibril segera menyampaikannya kepada malaikat yang mendapat hukuman.

Sesuai dengan perintah Jibril, malaikat tersebut langsung bershalawat kepada Rasulullah SAW, akhirnya Allah SWT memberikan ampunan kepadanya.

Setelah memberi ampunan, Allah kemudian menumbuhkan kembali sayap malaikat tersebut dan mengembalikannya ke singgasananya.

Wallahu a’lam bishawab.***

Belum ada Komentar untuk "Sayap Malaikat Ini Dipatahkan Allah SWT Akibat Mengabaikan Rasulullah SAW, Beginilah Nasibnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel