Awalan

Taubat Kita Pasti Diterima Allah, Ini Pe jelaskan Lengkap Gus Baha

 


Setiap manusia punya potensi untuk melakukan maksiat. Hal ini sebagai bukti bahwa manusia bukan malaikat.

Oleh karena itu, Allah membuka pintu tobat sebagai jalan keluar bagi pelaku maksiat.

Pentingnya bertaubat juga diungkap oleh Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, KH M Soleh ketika memberikan ceramah.

"Nabi Muhammad SAW bersabda, beruntunglah orang yang sibuk mencari aibnya sendiri dan lupa aib orang lain," katanya saat mengisi lailatul ijtima di mushala Ar-Arsy Sidobayan, Jombang, Jawa Timur, Kamis 22 Agustus 2021.

Selain itu, Syekh Muhammad bin Shalih Asy-Syawi, dalam Nafahat al-Makkiyah, sebagaimana dikutip dari tafsirweb, menjelaskan bahwa taubat dari Allah SWT terhadap hamba-hamba-Nya ada dua macam.


Pertama, taufik dari-Nya untuk melakukan taubat itu sendiri. Kedua, penerimaan-Nya akan taubat tersebut setelah dilakukan sang hamba.

Dalam pembahasan taubat ini ada yang menarik dari penjelasan Gus Baha. Ia mengatakan bahwa semua taubat pasti akan diterima oleh Allah SWT.

Padahal tidak sedikit ulama yang mengatakan bahwa terdapat beberapa tanda taubat itu diterima atau tidak.


"Ulama pernah berdebat soal taubat diterima atau tidak. Rata rata Ulama menjelaskan bahwa taubat pasti diterima. Soalnya Allah sudah berjanji segala taubat akan diterima," Jelas Gus Baha.


Ia juga menjelaskan bahwa nanti kalau dosa lagi ya dihitung lagi.


"Jadi ya diterima, nanti kalau dosa lagi ya dihitung lagi," Tandas Gus Baha.

Namun ternyata ada Ulama yang mengatakan bahwa harus diterima alasannya karena allah kalau sudah berjanji tidak akan ingkar janji.

Sedangkan Allah sudah berjanji jika taubatnya serius pasti diterima.


"Allah sudah berjanji akan diterima, tapi masalahnya diandalkan terpanggil bener atau tidak?," Canda Gus Baha.


"Seperti kalian ini kan tidak bisa konsisten, tadi malam nangis istigfar, melihat perempuan ikut lagi, istighfar lagi," Tandas Gus Baha.


Habis ghibah temannya, astagfirullah kok ghibah dosa, besok ghibah lagi dosa lagi, Ghibah lagi," Lanjut Gus Baha. 

Bahkan Gus Baha juga membuat sebuah candaan, namanya juga tidak bakat wali.


"Namanya juga tidak bakat wali. Dosa seperti kebutuhan. Amit-amit tenan. Orang kalau tidak bakat wali, kebutuhannya itu bukan makanan pokok atau sembako. Kok bisa ghibah itu jadi kebutuhan," Pungkas Gus Baha.***

Belum ada Komentar untuk "Taubat Kita Pasti Diterima Allah, Ini Pe jelaskan Lengkap Gus Baha"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel