Gus Baha Ungkap Sayyid Alwi Al Maliki Pernah Mukasyafah dan Sebut Rasulullah Mencintai Indonesia
Ketua Lajnah Mushaf UII Yogyakarta KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menceritakan jika Rasulullah mencintai Indonesia.
Gus Baha mengatakan kisah jika Rasulullah menyebut Indonesia terjadi saat ulama kharismatik Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki di makam Rasulullah.
Menurut Gus Baha, hal itu terjadi saat Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki mukasyafah atau terbuka hijab dan tabir.
Hal tersebut terungkap dalam sebuah cuplikan ceramah yang diunggah akun Instagram @gusbahadily pada Jumat, 27 Agustus 2021.
"Kita tidak pernah tau bagaimana caranya mencintai Nabi SAW. Di Twitter-twitter itu masyhur, dan ini bisa dikonfirmasi. Saya tidak sebut shohih, tapi masyhur," ujar Gus Baha.
Gus Baha lantas menceritakan jika Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki pernah mukasyafah di makamnya Rasulullah SAW ketika ada satu kelompok.
"Ketika ada shaf awal Sayyid Al Maliki bertanya siapa mereka, dijawab Rasulullah mereka adalah adalah sahabatku," ujar Gus Baha.
Begitu pun ketika datang shaf kedua menurut Rasulullah mereka adalah para sahabat. Hingga akhirnya ada shaf selanjutnya.
"Ada kelompok yang lebih besar, banyak sekali. Sayyid Al Maliki kemudian kembali bertanya siapa mereka. Rasulullah menjawab, itu orang-orang Indonesia yang mencintai saya," lanjut Gus Baha.
"Ketika beliau tersadar beliau bilang saya mencintai Indonesia," sambung murid kesayangan Mbah Maimoen Zubair Rembang itu.
Gus Baha lantas menuturkan jika di Indonesia ternyata yang bertato saja ikut maulidan dan tidak ditemukan di negara lain.
"Yang tidak shalat pun maulidan, jadi belum ada orang yang mencintai Nabi seperti orang Indonesia," pungkas Gus Baha.
Seperti diketahui, ekspresi rasa cinta orang Indonesia terhadap Rasulullah SAW bisa dibuktikan dalam berbagai peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.
Di Indonesia, perayaan maulid Nabi tidak hanya pada bulan Rabi'ul Awal saja, namun bisa digelar hampir tiap minggu sepanjang tahun.
Karena itulah kemudian Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki menulis Tahrij Ahadis Maulid Ibnu Dziba yang mengupas sanad dan matan hadis.
Tak hanya itu, dalam kitab tersebut juga berisi seputar hukum perayaan maulid Nabi yang disebut-sebut bidah oleh beberapa kalangan.
Sayyid Muhammad mengulas secara argumentatif bahwa ekspresi kecintaan terhadap Rasulullah.
Diantaranya dirayakan melalui kegiatan-kegiatan pembacaan sirah, biografi, dan kasidah puji-pujian adalah perbuatan yang terpuji.***

Belum ada Komentar untuk "Gus Baha Ungkap Sayyid Alwi Al Maliki Pernah Mukasyafah dan Sebut Rasulullah Mencintai Indonesia"
Posting Komentar