Awalan

Ustaz Solmed Sebut Uang Rokok Belum Dibayar, Panitia Ngaku Sudah Beri Rp 8 Juta & Siap Lapor Polisi

 Ustaz Solmed bicara soal rokoknya belum dibayar panitia pengajian di Garut, Jawa Barat yang menuduhnya telah membatalkan mengisi ceramah secara sepihak.

Sang ustaz kondang ini sedang ramai dibicarakan, gegara dianggap telah membatalkan sepihak dengan tidak datang ke acara pengajian yang sudah dijadwalkan panitia.

Di tengah panasnya perdebatan keduanya di media, Ustaz Solmed malah mengatakan soal puluhan slop rokoknya yang belum dibayar panitia pengajian.

Ustaz Suwarna yang bicara soal dugaan tindak pelanggaran kerjasama membatalkan sepihak tidak datang ke pengajian, disebut oleh Ustaz Solmed masih belum membayar sepeserpun rokok yang dibelinya.

Jika pihak Suwarna ingin mengambil langkah hukum, Ustaz Solmed pun siap dan akan melaporkan balik adanya dugaan pencurian.

"Rokok saya aja belum dibayar sama mereka, mereka beli. Hayo gimana itu apa mau dikasusin pencurian juga?" ujar Ustaz Solmed kepada Tribunnews.com yang dikutip Tribuncirebon.com, Selasa (28/9/2021).

"Mereka pesan rokok lewat Pak Warna itu puluhan slop rokok sekitar 25 slop sampai sekarang belum dibayar, apa mau saya tuntut pencurian dan penggelapan?" bebernya.

Ustaz Solmed memang sedang menjalankan bisnis rokok sehat, rokok itu dibeli oleh pihak panitia bersamaan dengan undangan ceramah.

Namun hingga akhirnya pihak panitia melalui Ustaz Suwarna menuding adanya pelanggaran kerjasama, uang pembayaran rokok belum diterima juga oleh Ustaz Solmed.

"Sekalian acara tapi nggak dibayar gimana? Kalau saya dikasih bayaran itu hak saya, tapi kalau beli belum bayar gimana?" ujar Solmed.

Ustaz Solmed mengatakan bahwa selama ini dia memilih diam karena sabar menghadapi kenyataan tersebut.

Namun Solmed siap melaporkan balik jika ada upaya hukum yang dilakukan pihak panitia.

"Saya selama ini diam tuh karena sabar, kalau dia pikir sabar itu patut ditindas, salah mereka," ujarnya.

Ustaz Solmed membantah adanya pembatalan secara sengaja kegiatan cerama di Garut, Jawa Barat.

Ia menjelaskan bahwa musibah longsor lah yang membuatnya batal hadir dalam acara tersebut.

Panitia Klaim sudah bayar Ustaz Solmed Rp 8 Juta

Batalnya Ustaz Solmed mengisi acara pengajian di Kecamatan Cisewu berbuntut panjang hingga menempuh jalur hukum.

Adapun Ustaz Suwarna mengatakan bahwa dirinya tidak akan mundur menempuh jalur hukum untuk memberi peringatan kepada Ustaz Solmed yang menurutnya sering menyepelekan agenda pengajian.

"Pembatalan secara sepihak sudah tiga kalinya, pertama dia terlambat terlalu jauh, yang kedua di bogor dia ga dateng, ketiga waktu di cirebon dia terlambat," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Selasa (28/9/2021) malam.

Menurutnya kejadian demo masyarakat terkait Ustaz Solmed tidak hanya terjadi di Cisewu, namun ia sempat disandera warga saat Ustaz Solmed datang terlambat di Cirebon.

"Jalur hukum ini sebagai bentuk peringatan jangan menyepelekan sebuah acara, jangan memandang masyarakat kecil, dari sepele ternyata kan membuat jadi besar, intinya jangan menyepelekan yang sudah direncanakan," ungkapnya.

Suwarna menjelaskan dirinya sudah berkonsultasi dengan Polda Jabar terkait langkah hukum yang akan ditempuhnya termasuk menyiapkan pasal-pasal yang nantinya akan ia pakai.

Hingga saat ini menurutnya uang yang sudah warga Cisewu setorkan sebesar Rp 8 juta rupiah kepada Ustaz Solmed belum dikembalikan.

"Saya mengeluarkan uang Rp 12 juta dari saku pribadi untuk mengganti ke masyarakat, saya lebihin karena panitia pasti mengeluarkan uang lebih dari delapan juta untuk acara," ucapnya.

Menurutnya ia lebih memilih jalur hukum ketimbang uang yang sudah masuk ke rekening Ustaz Solmed dikembalikan padanya.

"Saya harus lewat jalur hukum dulu biar jera biar kapok, soalnya ini yang ketiga kali selama saya dengan beliau," ungkapnya.

Hampir Jadi Sasaran Amukan Masa

Ustaz Suwarna menceritakan dirinya yang hampir menjadi sasaran kemarahan warga lantaran gagal mendatangkan Ustaz Solmed.

Menurutnya saat itu ia sudah berada dalam posisi hidup dan mati bersama keluarga dan supirnya.

"Yang jelas antara hidup dan mati apalagi ada bahasa modar sia moal bisa balik (mati kamu gak akan bisa pulang)," ungkapnya.

Belum ada Komentar untuk "Ustaz Solmed Sebut Uang Rokok Belum Dibayar, Panitia Ngaku Sudah Beri Rp 8 Juta & Siap Lapor Polisi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel