Sering Sholat Dhuha tapi Miskin, dan yang Tidak Pernah Sholat Dhuha Malah Kaya? Gus Baha Ungkap Alasannya
Gus Baha ungkap kenapa Allah belum memberi kaya kepada orang yang sering sholat dhuha. /Tangkap layar YouTube.com/SANTRI OFFICIAL
PortalJember.com - Berikut penjelasan Gus Baha kenapa Allah tidak memberi kaya kepada orang yang sering sholat dhuha.
Terkadang orang berpikir kenapa dirinya tidak kaya meski sudah sering sholat dhuha, dan yang tidak sholat dhuha malah kaya.
Sholat dhuha merupakan sholat yang dilakukan pada pagi hari saat matahari sedang naik hingga menjelang waktu dzuhur.
Salah satu keutamaan sholat dhuha yang paling populer adalah bisa mendatangkan atau melancarkan rezeki.
Oleh karenanya banyak orang yang rajin melaksanakan sholat dhuha dengan harapan dilancarkan rezeki oleh Allah.
Namun tidak semua orang yang sering sholat dhuha kaya. Ada orang yang meski rajin sholat dhuha tapi hidupnya masih miskin.
Ternyata di balik semua itu, Allah memiliki alasan tersendiri kenapa tidak memberi kaya kepada hamba-Nya yang sering sholat dhuha.
Simak penjelasan Gus Baha berikut ini untuk mengetahui alasan tersebut, dilansir PortalJember.com dari kanal YouTube SANTRI GAYENG yang diunggah 31 Desember 2021.
Gus Baha mengatakan, sebagai orang muslim harusnya berpikir nubuwwah, adalah cara berpikir yang masuk akal.
Berpikir nubuwwah gar tidak salah dalam menyembah Allah dan tidak salah dalam menjalani kehidupan.
Dikisahkan, orang Anshar yang sudah lama masuk Islam protes kepada Rasulullah karena di saat pembagian, orang Quraisy yang baru masuk Islam justru yang mendapat paling banyak.
Sedangkan orang Anshar mendapat lebih sedikit, sehingga merasa tidak adil dan protes kepada Rasulullah.
Kemudian Rasulullah menjelaskan, bahwa orang-orang yang baru masuk Islam itu diberi kambing, dan unta, lalu pulang.
Sedangkan orang-orang Anshar hidupnya membawa Rasulullah. Nanti pulangnya orang Anshar membawa Rasulullah.
Kemudian orang-orang Anshar pun menangis setelah mendengar jawaban dari Rasulullah. Dan mereka pulang ke Madinah bersama Rasulullah.
"Justru kalau sudah lama menolong, ya teruskan saja sampai mati supaya statusnya penolong Allah dan Rasul," ucap Gus Baha.
"Tapi jika Nabi sudah jaya lalu kamu meminta, berarti statusmu tamak kepada Allah dan Rasul," lanjutnya.
Begitu pula dengan orang yang biasa sholat tahajud, witir, terkadang oleh Allah tidak diberi kaya. Sebab Allah suka pada sujudnya.
"Bukan malah kok di transaksional, 'Gusti, saya sudah lama tahajud dan dhuha tapi kok tetap miskin?" kata Gus Baha.
"Dan orang yang tidak pernah sholat dhuha kok kaya?" tambahnya.
Pemikiran yang seperti itu adalah pemikiran yang salah menurut Gus Baha.
Sebagai orang nubuwwah harus berpikiran jika belum diberi kaya oleh Allah, maka tandanya Allah masih ingin mendengar doa dan sujud hamba-Nya.***
Belum ada Komentar untuk "Sering Sholat Dhuha tapi Miskin, dan yang Tidak Pernah Sholat Dhuha Malah Kaya? Gus Baha Ungkap Alasannya"
Posting Komentar