Awalan

Begini Cara Membersihkan Hati dari Prasangka Buruk Kata Habib Umar bin Hafidz, Simak Kisahnya!

 


Simak kisah menarik dari Habib Umar bin Hafidz tentang cara membersihkan hati dari prasangka buruk atau suudzon dalam artikel berikut.

Suudzon atau prasangka buruk seringkali hadir dalam hati manusia. Hal tersebut sudah bukan hal yang asing lagi, pasti setiap manusia pernah mengalaminya.

Dalam Islam, tentu saja berprasangka buruk atau suudzon merupakan perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh umat muslim. Sebab, suudzon termasuk perbuatan yang tercela atau buruk.

Berprasangka buruk atau suudzon juga merupakan penyakit hati. Hati-hati dengan hati, dalam hadits pun dijelaskan :

Dari An Nu’man bin Basyir R.A, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Dari hadits diatas, bisa kita simpulkan bahwa untuk merawat hati yang baik maka kita harus mencegahnya dari berbagai macam penyakit hati, salah satunya dalah suudzon atau berprasangka buruk

Lalu, bagaimana cara membersihkan hati dari prasangka buruk atau suudzon?

Dilansir Portalpekalongan.com dari akun Facebook Majelis Pemuda Bersholawat, berikut kisah menarik dari Habib Umar bin Hafidztentang cara membersihkan hati dari prasangka buruk atau suudzon

Suatu saat ketika ziarah Zanbal di jum'at pagi dengan beberapa sahabat dan guru mulia Al Hafidz Al musnid Al Habib Umar bin Hafidz
Ada salah satu murid bertanya kepada habib Umar : "Ya Habib apakah obat agar hati saya bersih dari suudzon?"

Habib Umar bin Hafidz menatap wajah penanya dengan tersenyum sebagaimana adat santun beliau, lalu menjawab dengan jawaban yang sangat singkat :
لا تصدقة
"Jangan engkau percaya (apa yang diucapkan hatimu)"
Obat atau cara agar engkau tidak mudah berburuk sangka adalah memutar balik omongan hati. Jika ada orang yang berjalan di depanmu menuju masjid dengan cara jalan yang sombong dan hatimu berkata : "orang ini pasti riya' ingin dilihat orang dan sombong",

Maka jangan percaya omongan hatimu itu, lalu kau jawab dengan kebalikannya :
"Tidak ! Orang ini pasti ikhlas dan ingin menjadi hamba yang baik." tutur Habib Umar bin Hafidzkepada muridnya.

Jadi, itulah cara membersihkan hati dari prasangka buruk atau suudzon yaitu dengan memutar balik omongan hati dan menganggapnya baik-baik saja. Semoga bermanfaat.***


Belum ada Komentar untuk "Begini Cara Membersihkan Hati dari Prasangka Buruk Kata Habib Umar bin Hafidz, Simak Kisahnya!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel