Awalan

Wirid Kyai Arwani Amin Agar Mendapatkan Anak Saleh

 


KH. Arwani Amin, ulama masyhur di Indonesia, terlebih di Pulau Jawa.

Sosok ulama kharismatik yang mencintai Al Quran ini merupakan murid dari Kyai Muhammad Munawir, Krapyak, Yogyakarta.

Sejak kecil ia telah mengenyam pendidikan dari pesantren ke pesantren.

Kyai Arwani yang lahir di Kudus pada Selasa Kliwon, 5 Rajab 1323 H, bertepatan dengan 5 September 1905 M ini adalah seorang tahfidz Quran dan mengkhatamkan Qira’ah Sab’iyyahdalam kurun waktu 9 tahun.

Tidak hanya alim di bidang qira’ah sab’ah, yang terkenal atas terbitan karyanya kitab Faidlul Barakât fî Sab’il Qirâ’at yang aplikatif dan mudah dicerna untuk orang yang belajar mendalami Al-Qur’an melalui tujuh imam qira’at, Kyai Arwani juga cakap di bidang keilmuan-keilmuan lain seperti nahwu, sharaf, balaghah, fiqih, ilmu falak, dan lain sebagainya.

Selain berbalut kepribadian akhlak luhur serta keluasan ilmu yang dia miliki, pendiri Pesantren Yanbu’ul Qur’an ini juga diberi anugerah oleh Allah SWT berupa keluarga bahagia, semuanya ahli Qur’an.

Tercatat, Kyai Arwani bésanan kepada dua ulama alim, ahli Qur’an,

KH. Abdullah Salam, Kajen, Pati dan KH Sya’roni Ahmadi, Kudus yang masing-masing putri yang dipersunting hafal Al-Qur’an serta berkepribadian baik.

Kedua putra Kyai Arwani sendiri, yakni KH Ulin Nuha dan KH Ulil Albab selain alim juga ahli Qur’an. Mereka hafal Al-Qur’an

Hingga masing-masing tuntas mengaji secara tatap muka (musyafahah) dengan tujuh macam bacaan imam (qira’at sab’ah) kepada ayahandanya sendiri.

Merasa penasaran atas apa amalan yang dilakukan oleh Kiai Arwani Amin sehingga mempunyai putra-putra yang taat sejak kecil,

Tidak bertindak macam-macam, dan alim di bidang agama tersebut, suatu ketika KH Ma’ruf Irsyad asal Kudus mencoba bertanya kepada Kiai Arwani.

“Mohon maaf, Mbah. Ada amalan apa yang panjengan (anda) lakukan sehingga anda diberikan Allah putra-putra yang nurut, ahli Qur’an, baik akhlaknya,” begitu kira-kira kata Kiai Ma’ruf saat bertanya dilansir dari akun Twitter @SejarahUlama, Senin (18/10/2021).

Kemudian Kiai Arwani menjawab bahwa membaca:

Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyâtinâ qurrata a’yunin waj’alnâ lilmuttaqîna imâmâ.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan-keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS al-Furqan: 74).

Kata Kyai Arwani Amin, ayat tersebut dibaca tiga kali setiap usai shalat. (dra/fajar)

Belum ada Komentar untuk "Wirid Kyai Arwani Amin Agar Mendapatkan Anak Saleh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel