Gus Baha Jelaskan Beda Ulama dengan Penceramah: Saya Tak Pernah Datang Jika Diundang
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan perbedaan ulama dengan penceramah.
Gus Baha selama ini dikenal sebagai sosok ulama kharismatik seperti gurunya Mbah Moen yang sangat mencintai ngaji.
Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha mengaku dirinya tak oernah datang jika diundang untuk berceramah.
Makanya kadang bener ya riwayat zaman akhir itu yang tukang ceramah banyak, tapi ulamanya sedikit," ujar Gus Baha.
Menurut Gus Baha ilmu yang sampai ke masyarakat adalah ilmu yang disampaikan muballigh atau penceramah.
Sebab lanjut Gus Baha, kebanyakan para ulama tidak bisa berceramah di kalangab masyarakat yang menyenangi hal-hal lucu.
"Karena rata-rata ulama itu gak ahli ceramah karena gak bisa ngelucu. Yang ceramahnya lucu laris, tapi cara menyebarkan ilmu agama entah benar entah tidak," beber Gus Baha.
Hal itu jelas Gus Baha lantaran para penceramah tidak memiliki waktu untuk belajar atau mengulang lagi terkait ilmu.
"Lha sehari jam terbangnya 3 kali, lalu belajarnya kapan? Paham ya," tegas salah satu murid kesayangan Mbah Maimoen Zubair itu.
"Wong sehari kok ceramahnya tiga kali, lalu muthola'ahnya (belajarnya) kapan?," tanya Putra Kyai Nursalim Rembang tersebut.
Karena itulah Gus Baha menegaskan dirinya tidak pernah datang ketika diundangan pengajian untuk ceramah.
"Meskipun tetangga saya sendiri yang mengundang, saya gak pernah datang, sudah terkenal itu," beber Gus Baha.
Gus Baha lantas menjelaskan alasan dirinya tidak pernah datang jika diundang untuk berceramah meski oleh tetangganya sendiri.
"Tujuan saya ya yang khas, ulama biar ulama, ulama tugasnya mengajar ya seperti ini gak usah pidato, yang mengundang dosa, paham ya," jelas Gus Baha disambut tawa hadirin.
Karena itulah lanjut Gus Baha, dirinya selalu meminta kepada masyarakat untuk tidak meminta ulama berceramah.
"Saya sering diundang orang, ya saya bilangin, kamu jangan menggambar ulama, ulama kok disuruh pidato (ceramah)," ucap Gus Baha.
Kalau kamu niat ngaji, ya ngaji seperti ini, kalau gak mau ya sudah, yang mau ceramah ya silahkan ceramah, saya bilang gitu," tambah Gus Baha.
"Tapi semoga lekas tobat jika ajaranya salah," pungkas Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) tersebut.***
Belum ada Komentar untuk "Gus Baha Jelaskan Beda Ulama dengan Penceramah: Saya Tak Pernah Datang Jika Diundang"
Posting Komentar